​Lolos ke Kejuaraan Tingkat Dunia, Atlet Angkat Besi Kota Tasikmalaya Terkendala Biaya

OLAHRAGA19 views


TASIKMALAYA, (KAPOL).-
Prestasi luar biasa di torehkan atlet angkat besi asal Kota Tasikmalaya. Mereka berhasil keluar sebagai juara di ajang Asian Power Lifting Championship yang diselenggarakan di Jalak Harupat Bandung, 1-5 Mei 2017 kemarin.

Masing-masing yakni Imas Kartika yang berhasil meraih 4 medali emas pada kelas Junior 52 kg dan dinobatkan sebagai The Best Lifter di ajang tersebut. Selanjutnya Intan Kemalasari meraih 2 medali emas dan 2 medali perak pada kelas 63 kg dan terakhir Utari Anggeaeni yang berhasil meraih 4 medali emas pada kelas 84 kg.

Ke tiga atlet tersebut pun berhak mengikuti Kejuaraan Angkat Berat Tingkat Internasional yang akan berlangsung di India pada tahun 2018 mendatang. Namun sayang, hingga saat ini mereka masih terkendala di masalah anggaran.

Wakil Ketua Pengcab PABBSI Kota Tasikmalaya, Baihaqi Umar mengatakan pihaknya memastikan butuh dana sekitar Rp550 juta untuk memberangkatkan 3 orang atlet ditambah 7 orang lainnya yang bertugas sebagai pendamping, manager, serta official tim untuk berangkat ke Kejuaraan Angkat Berat Tingkat Dunia yang akan diselenggarakan di India tahun 2018 itu.

Dana tersebut, kata Baihaqi, untuk menutupi kebutuhan peralatan berstandar internasional, serta kebutuhan lainnya yang berkaitan dengan akomodasi selama kejuaraan berlangsung.

“Kami sudah menyusun kebutuhannya mulai saat ini dan angkanya memang cukup besar, untuk peralatan saja butuh sekitar Rp150 juta karena mulai dari pakaian dan alat semua harus berstandar Internasional karena kalau tidak atlet akan didiskualifikasi dan tidak bisa mengikuti pertandingan,” kata Baihaqi, Rabu (17/5/2017).

Untuk bajunya saja, lanjut Baihaqi, perlu anggaran Rp 6,7 juta peratlet. Belum lagi biaya lain seperti test doping, pendaftaran, dan lainnya.

“Rencananya 10 orang yang akan berangkat ke India. Terdiri dari 3 atlet, 3 pendamping dan sisanya official team,” imbuhnya.

Baihaqi menambahkan Pengcab PABBSI Kota Tasikmalaya berharap ada solusi bagi permasalah tersebut. Terutama dari Pemerintah Kota Tasikmalaya. Pasalnya, kata Baihaqi, ke tiga atlet perempuan angkat besi terbaik dari Kota Tasikmalaya akan berusaha mengharumkan nama Kota Tasikmalaya di tingkat dunia.

“Saya berharap bukan hanya pemerintah saja yang peduli terhadap ketiga putri terbaiknya. Tapi semua pihak mulai dari lapisan masyarakat, perusahaan, dan lainnya diharapkan juga memberikan dukungan sepenuhnya, sehingga prestasi membanggakan yang telah mereka torehkan benar-benar bisa terus digenjot semaksimal mungkin,” ujarnya. (Imam Mudofar)