Ngabuburit, RPJMD Didiskusikan

LINIMASA23 views

image

SINGAPARNA, (KAPOL).-

RPJMD Kabupaten Tasikmalaya tahun 2016-2021 nyaris belum tersentuh publik. Seolah adem ayem. Tanpa sorotan. Aktifis, LSM sampai dengan ormas belum terdengar mendiskusikan soal RPJMD. Tulisan-tulisan di koran, surat kabar cetak maupun elektronik juga belum dibahas. Nyaris tanpa pengawasan. Padahal lewat RPJMD inilah rencana pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya akan dimaktubkan.

Situasi ini cukup memprihatinkan. Terutama di kalangan generasi muda Kecamtan Singaparna yang notabene berdekatan langsung dengan pusat pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya. Jika dibiarkan, masyarakat akan apatis terhadap nasib dan keadaan Kabupaten Tasikmalaya selama lima tahun ke depan.

Kondisi ini yang kemudian mendorong KNPI Kecamatan Singaparna untuk membahas dan mendiskusikan RPJMD Kabupaten Tasikmalaya selama lima tahun ke depan. Diskusi digelar di salah satu rumah makan di Kecamatan Singaparna, Rabu (15/6/2016) sore, sembari ngabuburit menungguk waktu buka puasa.

Ketua PK KNPI Kecamatan Singaparna, Asep Abdul Rofiq mengatakan saat ini RPJMD Kabupaten Tasikmalaya tengah di bahas. Ironisnya pembahasan RPJMD Kabupaten Tasikmalaya ini adem ayem saja. Padahal masih banyak program-program Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang selama satu periode kemarin juga belum rampung.

“Salah satunya proyek Cising. Sampai hari ini masyarakat Ciawi-Singaparna belum bisa merasakan manfaat dari program tersebut,” ujar laki-laki yang akrab disapa Opik itu.

Lewat diskusi semacam ini, kata Opik, ia menggugah kembali daya kritis rekan-rekan muda di Kecamatan Singaparna terhadap isu-isu dan seputar kondisi Kabupaten Tasikmalaya, khususnya Kecamatan Singaparna hari ini.

“Embrionya dari RPJMD ini. Karena lewat RPJMD ini rencana maupun program-program pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya akan dilaksanakan,” kata Opik. (Imam Mudofar)