Baru Dicat Dinding Masjid Dicoreti Tangan Jahil

SOSIAL24 views

image
WAKIL Ketua DKM Masjid Al Ikhlas, Dede Akmal menunjukan tulisan kasar dan tidak sopan yang dicoretkan di tembok masjid oleh orang tak dikenal, Rabu (1/6/2016) | ERWIN R WIDIAGIRI/"KP"

CIBEUREUM, (KAPOL).-
Baru tiga hari dicat, tembok masjid  Al Ikhlas di Kampung Condong RT 01 RW 02 Kelurahan Setianegara Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya dicoreti tangan jahil. Di salah satu penampang tembok tertera tulisan kasar.

Menurut saksi mata sekaligus Wakil Ketua DKM Masjid Al Ihklas Dede Akmal, diketahui masjid dicoreti setelah jamaah melaksanakan salat subuh, Rabu (1/6/2016).

Awalnya melihat tembok dan kaca mesjid yang dicoreti dikira bayangan dari kabel listrik yang melintang diatas atap bangunan masjid. Namun setelah didekati ternyata kaca, tembok dan lantai masjid itu telah dicoreti oleh cat sebrot.

“Jamaat usai solat subuh baru menyadari bahwa yang dilihat di seluruh bangunan masjid adalah coretan yang disengaja oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Bahkan ada tulisan tidak pantas yakni ‘Dukung Drs Anjing’. Itu sudah jelas coretan itu disengaja dan bukan orang iseng. Jika orang yang iseng kenaoa harus masjid yang ada di dalam gang bukan masjid yang ada di depan di pinggir jalan raya,” ujarnya.

Diduga pelaku corat-coret itu, kata Dede, bisa saja masih warga di lingkungan masjid. Sebab jika itu iseng kenapa ada tulisan kata-kata kasar yang notabene mengarah kepada seseorang atau orang tertentu.

Dikatakan Dede, mendengar ada kejadian tersebut, warga sempat berdatangan ingin menyaksikan dan melihat lagsung coretan dimasjid itu sekitar pukul 05.30 wib. Rata-rata warga yang menyaksikan masjid tempat ibadah warga Condong ada yang mencoreti merasa geram. Warga banyak yang emosi melihat kondisi masjid yang baru saja dicat untuk menyambut datangnya bulan suci ramadan itu ada yang mengotori.

Warga berharap pelaku yang mengotori masjid tersebut bisa cepat tertangkap. “Keinginan saya dan warga lainnya, pelaku tertangkap, agar untuk pembelajaran juga bagi masyarakat maupun pelaku. Karena ini sudah jelas direncanakan. Karena pelaku dalam menjalankan aksinya saat pergi dari rumah membawa cat pilok, “katanya

Sementara hampir seluruh bangunan masjid dicoreti pelaku.”Yang miris itu pelaku mencoreti tempat ibadah dengan kata-kata yang tidak pantas dan diharamkan oleh agama Islam. Ini sudah merupakan penghinaan terhadap agama,” katanya.

Sama halnya dengan ketua RW 02 Ny Ade, setelah mendapat informasi dari DKM masjid, pihaknya berharap pelaku bisa ditangkap. Sebab tempat ibadah milik warga dan digunakan oleh warga. Jadi jika warga menginginkan pelaku segera ditangkap kami juga begitu. (Erwin RW).