Elemen Masyarakat Segera Dengar Pendapat Ke Dewan

POLITIKA14 views

image

INDIHIANG, (KAPOL).-
Dugaan konspirasi pendirian Lotte Mart menimbulkan reaksi juga bagi sejumlah elemen masyarakat. Bahkan dua kandidat yang digadang-gadang akan tampil di Pilkada 2017 yakni Nanang Nurjamil dan KH Aminudin Bustomi turut hadir. Termasuk Sigit Wahyu Nandika dan Ajengan Acep Ilyas, serta sejumlah politisi seperti Rudi Rusnandi yang juga Sekretaris DPD Golkar, Ormas dan LSM.

Dari pembahasan tersebut tak hanya soal Lotte, tetapi soal perjanjian Budi-Dede dan LHP BPK didiskusikan oleh mereka. Dan puncaknya untuk menindaklanjuti segala persoalan tersebut akan meminta “hearing” atau dengar pendapat ke DPRD Kota Tasikmalaya.

Nandang Nurjamil menegaskan munculnya dugaan konspirasi Lotte diawali dengan adanya perubahan Perda. Apalagi yang paling krusial bahwa penempatan pasar modern tidak mengacu pada Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang sampai saat ini belum dimiliki Pemerintah Kota Tasikmalaya.

“Jadi bagaimana Perda bisa terbit, perda RDTR nya juga tidak ada,” kata Jamil.

KH Aminudin yang digadang-gadang akan maju atas “pangjurung” para Ulama menekankan kasus ini harus diselesaikan secara tuntas. Bukan hanya diselesaikan secara hukum tetapi juga kearifan lokal.

“Struktur sosial masyarakat kita sudah terganggu karena secara kajian ekonomi juga lebih banyak merugikan masyarakat kecil,” ucapnya.

Mengenai perjanjian Budi-Dede yang diduga ada pemufakatan jahat akan dikaji lebih mendalam secara hukum. Dan notaris yang menjadi legislasi perjanjian akan dimintai keterangan.

Hingga berita ini ditulis, pertemuan antar elemen masyarakat di Ruang Bamus DPRD Kota Tasikmalaya, Jalan RE Marthadinata, Kamis (23/6/2016) masih berlanjut. Selain membuat Forum baru dengan nama Koalisi Umat Untuk Kota Tasikmaya (Komat), akan ditindaklanjuti dengan hearing ke DPRD dalam waktu dekat. (Jani Noor)