Connect with us

KAB. TASIK

Ferdiansyah Ajak Masyarakat Cintai Film Indonesia

|

TASIK, (KAPOL).- Ribuan masyarakat tumpah ruah di lapangan alun-alun Sukaraja, Desa Sukapura Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya guna menyaksikan pemutaran film ‘Keluarga Cemara’ melalui layar terbuka secara gratis, Minggu (1/9/2019).

Kegiatan yang diinisiasi Anggota DPR RI Komisi X dari Partai Golkar, Ferdiansyah, bersama Pusat Pengembangan (Pusbang) Film Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI ini digelar bertujuan untuk memberikan motifasi dan membuka wawasan masyarakat untuk lebih suka menonton film produksi Indonesia.

“Kedua juga melakukan seleksi cukup ketat dalam pemilihan film. Sebenarnya banyak film, bahkan hingga ratusan yang diajukan para produser. Namun yang terpilih ini, film Keluarga Cemara,” papar Ferdiansyah.

Dikatakan dia, hal ini karena ada tiga prinsip dal menonton film, yakni ada unsur pendidikannya, unsur tuntunannya dan unsur tontonannya.

Pihaknya sangat berterima kasih pada seluruh komponen masyarakat yang turut serta mendukung dan mensukseskan kegiatan ini.

“Kedepannya masyarakat di kecamatan Sukaraja dan Kabupaten Tasikmalaya umumnya akan lebih senang menonton film indonesia. Ayo tonton film Indonesia,” ujar dia.

Pesan moral dari film yang diputar ini yakni, dikatakan Ferdiansyah yaitu, karena ini merupakan pendidikan dan tuntunan, maka disini keluarga adalah komunitas terkecil yang paling penting.

Selain itu mengenai peran ayah dalam keluarga untuk membina dan mendidikan anak-anak serta istri.

Begitu juga pesan untuk jangan mudah menyerah dalam menghadapi pahit getirnya kehidupan.

Hadir dalam kegiatan ini Camat Sukaraja Ir Pambudi, Danramil Sukaraja Kapten Maman Karliman, Ketua DKM Mesjid Besar Sukaraja H Edi Abdul Somad, Kapolsek Sukaraja dan Kepala Desa Sukapura Cucu dan tokoh masyarakat lainnya.

Hadir dalam kegiatan ini Camat Sukaraja Ir Pambudi Setiawan Danramil Sukaraja Kapten Maman Kardiman, Ketua DKM Mesjid Besar Sukaraja H Edi Abdul Somad, Kapolsek Sukaraja dan Kepala Desa Sukapura Cucu Komalasari dan tokoh masyarakat lainnya.

Camat Sukaraja Ir Pambudi Setiawan mengaku sangat menyambut baik kegiatan nonton film Indonesia yang digelar di kecamatan Sukaraja.

Hal ini menjadi nilai positif pendidikan bagi masyarakatnya. Selain pendidikan moral akan pesan yang terdapat dalam jalannya film, juga pesan untuk mencintai film produksi dalam negeri. (KAPOL)***

Diskusikan di Facebook

KAB. TASIK

Hamas Robohkan Rumah Warga di Sukamenak

|

SUKARESIK, (KAPOL).-Para pemuda dan pemudi di Kampung Sukamenak, Desa Sukamenak, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya robohkan sebuah rumah milik warga, Jumat (30/8/2019).

Para pemuda dan pemudi yang tergabung dalam Himpunan Anak Muda Sukamenak (Hamas) ini, melakukan rehab rumah bagi keluarga kurang beruntung di lingkungannya.

Luar biasanya lagi, aksi sosial itu dilakukan tanpa adanya bantuan anggaran dari pemerintah alias murni swadaya dari anggota. Rumah yang direhab milik keluarga kurang beruntung yakni pasangan Adang (54) dan Ucu (53).

Ya, kondisi rumah tidak layak huni milik pasangan tersebut menarik perhatian Hamas. Mereka tergerak dengan nasib yang dialami pasangan tersebut. Selanjutnya, Hamas menggalang dana untuk merenovasi rumah.

Ketua Hamas, H. Maman Salman, S.Ag mengatakan ini adalah sebuah bentuk kewajiban kepedulian para pemuda di lingkungan sekitar. Sehingga dengan melihat adanya keluarga yang kondisi rumahnya memprihatinkan, langsung tergerak untuk membantu. Bahkan, kegiatan sosial bedah rumah ini sudah yang kedua kalinya dilakukan oleh Hamas.

Rumah milik keluarga tersebut sudah tidak layak huni. Rumah berukuran 4 X 6 meter itu gentengnya pada bocor dan dinding yang terbuat dari bilik bambu sudah pada lapuk dan berlobang dimakan usia.

Keluarga Adang keseharian hanya seorang buruh serabutan untuk menafkahi keluarganya. Sehingga tidak ada biaya untuk memperbaiki rumahnya.

“Oleh karena itu, setelah berkomunikasi dengan Panasehat Hamas, H. Undang Nuryadi sepakat untuk memperbaiki rumah itu,” ucapnya.

Dikatakan Maman, dana untuk memperbaiki rumah murni hasil swadaya anggota Hamas dan sumbangan H. Undang. Selain aksi sosial bedah rumah, Hamas juga melakukan aksi sosial santunan anak yatim piatu dua kali dalam setahun, khitanan massal, membantu warga sakit, gotong royong dan lainnya, ungkapnya.

Sementara itu, Penasehat Hamas, H. Undang Nuryadi mengapresiasi kegiatan bedah rumah yang dimotori oleh anak muda di lingkungannya. Terlebih, aksi sosial yang dilakukan bukan sekali ini saja namun sedah berjalan sejak lama.

Setiap tahun selalu memperbaiki rumah warga di lingkungannya yang benar-benar tidak layak dengan anggaran swadaya. Selain itu, santunan anak yatim piatu, khitanan massal, membantu warga sakit dan lainnya juga kerap dilakukan.

“Semoga aksi ini terus berjalan, dan lebih ditingkatkan lagi. Saya bangga bisa bersama anak muda membangun lingkungan. Meski saya hanya membantu alakadarnya,” ungkapnya.***

Diskusikan di Facebook
Lanjutkan membaca

KAB. TASIK

Mobil Plat Merah Bertabrakan di Ciawi

|

CIAWI, (KAPOL).-Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan berplat nomor merah terjadi di Jalan Raya Ciawi tepatnya Kampung Rancakuya RT 2 RW 3, Desa Sukamantri, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (27/8/2019) dini hari.

Di mana Toyota Avanza dengan plat merah nomor polisi Z 1239 X bertabrakan dengan Toyota Avanza F 1261 WZ. Meski kedua kendaraan mengalami rusak berat akibat benturan. Namun dalam insiden itu tidak sampai mengakibatkan korban jiwa. Kedua pengemudi dan penumpang hanya mengalami luka ringan saja.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas, Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda. Dadang Juanda membenarkan kecelakaan yang melibatkan kendaraan berplat merah terjadi pada pukul 00.00 wib

Kejadian itu berawal saat kendaraan berplat merah yang dikemudikan, Ana Yudiana (51) dengan membawa penumpang empat orang melaju dari arah Tasikmalaya menuju Bandung.

Tepat di lokasi kejadian, dari arah berlawanan muncul kendaraan Toyota Avanza nomor polisi F 1261 WZ yang dikemudikan Muhammad Mudofar. Kendaraan ini sedang mendahului kendaraan yang berada di depannya, dengan kecepatan tinggi.

Kedua kendaraan saling berhadapan. Karena posisinya sudah berdekatan, sang sopir yang sedang menyalip tidak mampu mengendalikan kendaraannya. Kendaraan mengarah ke kanan. Tabrakan antara kedua kendaraan pun tak bisa dihindarkan.

“Akibat insiden itu, kedua kendaraan mengalami kerusakan. Kedua pengemudi dan penumpangnya pun mengalami luka. Beruntung, hanya mengalami luka ringan saja,” ucapnya.

Dikatakan Dadang, menurut informasi kendaraan berplat merah itu berencana ke Purwakarta, karena ada kegiatan. Sementara, kendaraan satunya lagi hendak menjemput ke Tasikmalaya.

Akibat kecelakaan itu, kedua kendaraan mengalami kerusakan dan menimbulkan kerugian yang ditaksir sekitar Rp 5 juta, ungkapnya.(KAPOL)***

Diskusikan di Facebook
Lanjutkan membaca

KAB. TASIK

Pengajuan Nama Wabup Tunggu Rekomendasi PDIP Pusat

|

TASIK, (KAPOL).- Pengajuan nama calon Wakil Bupati Tasikmalaya hingga kini masih menggantung.

Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto mengaku hingga kini dirinya masih menunggu rekomendasi dari DPP PDI-Perjuangan terkait dua nama yang diajukan PKS dan PAN sebagai calon Wakil Bupati Tasikmalaya.

Sebab dengan rekomendasi DPP inilah dirinya baru bisa mengusulkan pemilihan wakil bupati kepada DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

“Saya nunggu partai politik (DPP). Karena bukan diajukan oleh saya,” jelas Ade yang juga ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (28/8/2019).

Sebelumnya diketahui, jika DPD PAN kabupaten Tasikmalaya dan DPD PKS Kabupaten Tasikmalaya telah mengajukan nama Deni R Sagara dan H Tetep Abdul Latif sebagai calon Wakil Bupati Tasikmalaya.

Mereka pun telah dipanggil DPD PDI-Perjuangan Jawa Barat guna membahas hal ini. Namun sayang hingga beberapa pekan berlalu belum juga ada kepastian dua nama ini lolos sebagai calon Wakil Bupati atau tidak.

Sementara itu, badan musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Tasikmalaya telah membentuk Panitia Teknis guna memproses nama wakil Bupati yang diajukan Bupati Tasikmalaya.

Namun seolah berpacu dengan waktu, Pantek inipun berharap pengajuan bisa masuk sebelum tanggal 30 Agustus besok.

Pasalnya pada 2 September, sebagian anggota DPRD inipun habis masa jabatan seiring dilantiknya anggota DPRD baru hasil pemilihan legislatif 17 april kemarin.

Bila sudah begini, maka dipastikan kerja dari Pantek akan terhambat karena anggotanya yang merupakan perwakilan 7 fraksi di DPRD sebagian diganti orang-orang baru.

“Betul kemarin, PKS dan PAN sudah mengajukan dua nama, bahkan sudah dilalukan sekali pemanggilan. Sekarang sedang berproses melalui DPD PDI-Perjuangan. Kapan akan diajukan, setelah saya terima (rekomendasi), maka akan saya masukan langsung,” terang dia singkat. (KAPOL)***

Diskusikan di Facebook
Lanjutkan membaca

TREN