H Oleh Soleh, Siap Kembali untuk Mengabdi

KAB. TASIK1,914 views

H OLEH Soleh, sosok muda dan penuh kharisma ini mencuri perhatian pasca terjun ke dunia politik di Pemilu 2009 silam. Meski telah tinggal cukup lama di kota besar Jakarta dan sukses menjadi seorang pengusaha di sana, namun rasa ingin mengabdi ke masyarakat muncul, hingga ia berangkat dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Priode 2009-2014, sekaligus menjadi bendahara fraksi PKB.

Karir politiknya sangat berjalan mulus, sebagai pemula di dunia politik, pada pemilu tahun 2014 beliau kembali dipercaya oleh masyarakat sebagai anggota DPRD provinsi Jawa Barat mewakili dapil 11 (kab. Garut, kab. Tasik dan kota tasik) untuk periode 2014-2019. Dan pada tahun 2017 dipercayai sebagai ketua fraksi PKB Provinsi Jawa Barat sampai sekarang. Kini pada pemilu 2019, dirinya pun kembali maju di Dapil yang sama untuk priode 2019-2024 dari PKB dengan nomor urut 1.

H. Oleh Soleh, yang lahir di Tasikmalaya tepatnya pada tanggal 7 April 1975 di Kampung Bubuay, Desa Wangunsari, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya pada 43 Tahun silam. Dirinya merupakan putra dari Bpk. H. Ibrahim (Alm) dan Ibu Hj. Atikah (Alm) dan masih memiliki garis keturunan dari Syaikh Abdul Muchyi, yaitu salah satu tokoh penting yang menyebarkan agama Islam di daerah Pamijahan, Tasikmalaya.

H Oleh yang lahir dari kalangan keluarga sederhana dibesarkan di lingkungan pesantren, sehingga terbentuk kepribadian yang disiplin, ramah, dan religius. Sejak kecil beliau mendapat pendidikan agama dari orang tua maupun dari kiayi-kiayi setempat. Maka tak heran bila kang Oleh Soleh (sapaan akrabnya) dapat begitu dekat dengan kiyai karena memiliki rekam jejak yang emosional dilingkungan pesantren.

“Dibesarkan di keluarga yang sederhana tetapi sangat religius. Sejak dari kecil saya dikenalkan dengan lingkungan pesantren,” ujar dia.

Ketekunannya dalam beribadah dan menuntut ilmu disertai dengan sifat kesederhanaan dan kerja keras yang ada pada dirinya membuat kang Oleh Soleh muda banyak disegani dan dihormati teman sebayanya. Dirinya menempuh pendidikan formal sejak tahun 1982 sampai dengan lulus SMA pada tahun 1995 di Tasikmalaya. Lalu melanjutkan pendidikan formal strata 1 jurusan Hukum di salah satu Universitas di Jakarta.

Meskipun telah berpindah dari kampung ke ibu kota, H Oleh Soleh kala itu tidak pernah melupakan ajaran-ajaran yang telah ia terima di kampung halamannya. Selain aktif di berbagai Organisasi dan kegiatan sosial di masyarakat, pada masa kuliah dirinya pun sempat menjabat sebagai Manager Operasional pada salah satu perusahaan di Jakarta. Lantas setelah mendapatkan gelar Sarjana Hukum pada tahun 2000, dikarenakan kepribadiannya yang mandiri dan pekerja keras, beliau melanjutkan karirnya di Jakarta sebagai pengusaha muda dan membentuk beberapa perusahaan.

Beruntung di antara keluh kesahnya, selalu ada yang mendampingi H Oleh Soleh disaat lelah dan membutuhkam tempat bersandar. Dialah Elis Dewi Juantini, wanita yang kemudian ia nikahi. Setelah menikah, H Oleh dan istri dikaruniai dua orang putra dan satu orang putri, bernama: Muhamad Fahmi, Ibrahim Silby dan Chantiqa Aisyah.

Setelah hampir 12 tahun hidup di Jakarta, beliau menyadari bahwa kesejahteraan masih harus diperjuangkan. Bukan hanya untuk diri pribadi saja, namun juga masyarakat secara umum. Masalah ketimpangan dan kesenjangan sosial saat itu dirasakan H Oleh masih banyak terjadi di kampung dan di perkotaan. Pembangunan infrastruktur dan pembangun manusia tidak berjalan seimbang. Sehingga hanya akan menimbulkan timpangan di masyarakat.

Melihat fenomena ini, maka pada tahun 2007 dirinya memutuskan untuk aktif disalah satu partai politik tepatnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan organisasi Nadhlatul Ulama (NU) sebagai kendaraan juang masyarakat, khususnya masyarakat Nahdliyin melalui gerakan kultural, membangun kemandirian ekonomi, dan berdikari secara politik atas dasar kesadaran pribadi untuk ikut serta berperan dalam mewujudkan keadilan sosial bagi masyarakat sesuai dengan amanat UUD dan Pancasila.

Hingga pada Pemilu 2009 ia terjun ke politik dan terpilih menjadi Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Pada Pemilu 2014 pun dirinya terpilih menjadi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat hingga kini dan menjabat ketua Fraksi PKB.(Aris Mohamad F)***