Isdesa Terus Motivasi Warga dan Mahasiswa Agar Mau Membangun Desa

SOSIAL1 views

CIHAURBEUTI, (KAPOL).- Institut Sarjana Desa atau Institut Desa (isdesa) memberikan pencerahan kepada warga dan juga para mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengenai desa di Aula Kantor Desa Sukahaji Kamis (3/8/2017).

Kegiatan tersebut digagas oleh mahasiswa Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis yang mengundang banyak masyarakat untuk hadir dalam kegiatan yang memiliki tema pelatihan kepemimpinan pemerintahan desa dalam mengimplemtasikan undang-undang desa.

Direktur Idesa, Deni Ramdani Sagara secara khusus memberikan pemahaman tentang bagaimana membangun desa. Hingga desa bisa mengalami lonjakan kemajuan yang sangat pesat

Itu kata Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari fraksi Partai Amanat Nasional, bisa terwujud dengan merubah jalan fikir masyarakat desa dan memiliki kepedulian yang besar untuk kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakatnya.

“Sekarang desa dengan adanya undang-undang desa bisa menghasilkan uang yang banyak. Tinggal bagaimana anggaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kuncinya ada pada pola pikir masyarakat yang progresif,” jelas Deni.

Deni juga meminta agar masyarakat bisa mendorong anak-anak untuk belajar dan terus belajar, karena dengan terus belajar akan merubah jalan fikir masyarakat.

Jelas dia, persaingan saat ini bukan lagi antar desa, tetapi dengan kemajuan jaman dan perkembangan teknologi, persaingan sudah antar negara dan antar benua. Sehingga dalam menyiapkan persaingan yang semakin ketat tersebut butuh sumber daya yang unggul.

“Makanya ibu-ibu dan bapak-bapak harus mendorong anak-anaknya untuk belajar dan sekolah. Mahasiswa juga harus bisa membangkitkan semangat masyarakat untuk belajar,” paparnya.

Persaingan saat ini bukan lagi antar desa, saat ini jaman sudah sangat maju dan kompetitif. Mahasiswa agar bisa membangkitkan semangat masyarakat untuk belajar.

Jika tidak dibekali dengan ilmu, tegas Deni mau seperti apa bangsa dan desa ini ke depan. Karena persaingan semakin kompetitif. Jalan fikir masyarakat harus terus dirubah agar mau memikirkan cara bagaimana membangun desa.

Masyarakat tidak lagi berfikir bagaimana mencari kerja di kota atau ke luar daerah. Juga para sarjana jangan hanya berfikir bekerja di kota tetapi bagaimana membangun desa.

“Dan kami di Isdesa terus mengoptimalkan potensi yang ada di desa dan membangkitkan semangat sarjana dan pemuda desa agar mau bekerja untuk kemajuan desanya masing-masing,” jelasnya.

Isdesa sendiri dalam kesempatan itu diundang secara khusus oleh para mahasiswa yang sedang melaksanakan agenda kuliah kerja nyata di desa Sukahaji. Tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana membangun desa agar desa bisa meraih kesejahteraan yang lebih luas lagi.

Kegiatan juga diisi dengan diskusi dan mendapat respon yang sangat bagus dari kalangan masyarakat dan mahasiswa. Namun karena waktu yang terbatas, maka diskusi yang begitu hidup pun harus diakhiri. (Abdul Latif)***