oleh

Jalan Masjid Agung Kota Tasikmalaya Ditutup PKL

TAWANG, (KAPOL).- Pasca dibukanya Kawasan batu andesit di Taman Kota Tasikmalaya dan tidak boleh digunakan lapak PKL. Justru PKL malah menutup Jalan Masjid Agung, Rabu (28/8/2019).

Jalan utama ke Jalan Dr Soekardjo, Jalan Otista dan Jalan HZ Mustofa di penuhi oleh para pedagang kaki lima.

Mereka sengaja membuka lapak jualannya di sepanjang jalur utama jantung kota tersebut, pasca kawasan batu andesit difungsikan kembali sebagai jalan untuk lalu lintas.

Seluruh badan jalan habis digunakan lapak para pedagang. Sebanyak 185 tenda memadati jalan dan menutup trotoar masjid Agung Kota Tasikmalaya.

Warga yang hendak melintasi ke jalur itu, Eko (44) merasakan gerah dengan ditutupnya jalur utama Jalan Masjid Agung. Sebab jalur menjadi muter-muter dan macet.

Selain itu, lokasi perempatan di jantung kota itu jadi lokasi ngetem angkutan kota. Sehingga jalanan makin semrawut dan macet

Kasie Pengendalian dan Operasi (Dalop) Satpol PP Kota Tasikmaya Sandi A Sugih mengatakan, jalan Masjid Agung tersebut hasil dari pertemuan dan rapat untuk sementara dijadikan lokasi jualan PKL.

Namun pihaknya siap jika ada intruksi untuk mensterilkan kawasan tersebut.

Dikatakannya, banyaknya warga dan pedagang yang bertransaksi menjadikan kawasan tersebut berubah menjadi pasar dadakan.

Adapun kedepannya ada perubahan dan jalan kembali difungsikan sebagai jalur utama karena terjadi kesemrawutan lalu lintas. Maka Satpol PP siap untuk melaksanakan penertiban.

“Kami masih menunggu keputusan dan intruksi,” katanya. (KAPOL)***

BACA JUGA