oleh

Kasatreskrim : Pengajuan Penangguhan Penahanan Hak Keluarga atau Kuasa Hukum Tersangka

KARANGPAWITAN, (KAPOL).- Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng menilai adanya pengajuan penangguhan penahanan terhadap tersangka merupakan hal yang wajar dan merupakan hak pihak keluarga atau kuasa hukum tersangka.

Begitu juga halnya dengan penagjuan penangguhan penahanan yang diajukan kuasa hukum tersangka dalam kasus video porno berinisial V.

“Tadi kami memang telah kedatangan tim kuasa hukum dari tersangka V. Mereka mengajukan penangguhan penahanan untuk kliennya,” ujar Maradona saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (22/8/2019).

Menurutnya, pengajuan penahanan untuk tersangka sudah diatur dalam undang-undang sehingga hal itu sah-sah saja dilakukan.

Namun tentunya tidak semua pengajuan penangguhan penahanan bisa dikabulkan pihak penyidik.

Menanggapi pengajuan penangguhan penahanan terhadap tersangka V ini, Maradona menyebutkan pihaknya belum bisa memastikan apakah akan mengabulkannya atau tidak.

Tentunya ada pertimbangan-pertimbangan yang ahrus menjadi dasar apakah pengajuan tersebut dikabulkan atau tidak.

“Masalah pengajuan penangguhan penahanan itu sudah diatur dalam undang-undang sehingga sah-sah saja dilakukan. Namun tentunya nanti juga ada pertimbangan dari kami apakah pengajuan tersebut layak dikabulkan atau tidak,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Maradona juga mengakui jika pihaknya sempat mendapatkan komplen dari dua tersangka kasus video Vina Garut yang saat ini dilakukan penahanan.

Hal ini menyusul adanya satu tersangka lainnya yang saat ini tidak ditahan yakni tersangka A.

Maradona pun menjelaskan alasan kenapa pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap tersangka A.

Hal ini dikarenakan kondisi kesehatan yang bersangkutan yang saat ini dalam keadaan sakit parah bahkan tergolong membahayakan.

“Sebagaimana diketahui, berdasarkan hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan, tersangka A ini menderita sejumlah penyakit yang terbilang parah bahkan membahayakan termasuk positif terjangkit HIV. Itulah alasan kenapa kami tidak melakukan penahanan terhadapnya,” ucap Mardona.

Sedangkan untuk dua tersangka lainnya yakni V dan B tutur Maradona, justru menurut pertimbangnnya sebaiknya dilakukan penahanan guna mencegah terjadinya hal yang tak diharapkan.

Meskipun hasil pemeriksaan kesehatan terhadap keduanya dinyatakan negatif HIV akan tetapi berdasarkan keterangan tim medis, ke depannya masih ada kemungkinan terjangkit mengingat masa inkubasi virus tersebut yang cukup lama.

Lebih jauh Maradona menyampaikan, ada beberapa persyaratan apabila akan dilakukan penangguhan penahanan terhadap tersangka.

Salah satunya yakni adanya jaminan baik berupa uang ataupun orang.

Jaminan ini dinilainya memang harus ada guna mengantisipasi kemungkinan tersangka melarikan diri.

Jaminan dalam bentuk uang tujuannya jika tersangka melarikan diri, maka uang jamina itu akan digunakan untuk melakukan pengejaran. (Aep Hendy S)***

BACA JUGA