Kejari Telah Terima Berkas Kasus Video “Vina Garut” dari Penyidik Polres

35

GARUT, (KAPOL).- Penanganan kasus video “Vina Garut” yang sempat viral kini memasuki babak baru.

Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut sudah menerima berkas kasus tersebut dari penyidik Polres Garut.

“Kita memang telah menerima berkas kasus video “Vina Garut” dari pihak penyidik Polres Garut. Berkas perkaranya kami anggap sudah P21 atau dinyatakan lengkap,” ujar Kasipidum Kejari Garut, Dapot Dariarma, Jumat (25/10/2019).

Menurut Dapot, berkas kasus perkara itu diterima pihaknya dua hari yang lalu.

Namun dari tiga tersangka yang telah ditetapkan, penyidik Polres Garut baru menyerahkan satu berkas perkara dengan tersangka V yang merupakan pemeran perempuan dlam video tersebut.

Sedangkan untuk berkas perkara dua tersangka lainnya dengan tersangka W dan D tutur Dapot, hingga saat ini masih belum lengkap sehingga belum diserahkan penyidik Polres Garut ke Kejari. Namun diperkirakan, minggu depan kedua berkas itu akan menyusul dilimpahkan ke Kajari dan dinyatakan P21.

Dapot menyatakan, sebelumnya pihaknya sempat mengembalikan dua berkas perkara dengan tersangka masing-masing V dan W ke pihak penyidik Polres Garut.

Hal ini dikarenkan berkas perkara yang masih belum lengkap karena masih ada kekuarangan alat bukti terkait hasil digital forensik video.

“Kini berkas perkara dengan tersangfka V susah dilengkapi oleh penyidik Polres Garut dan telah dilimpahkan kembali kepada kami. Berkas perkara ini kami nayatakan P21 karena memang petunjuk yang kami berikan ke penyidik sudah dipenuhi,” katanya.

Diungkapkan Dapot, dirinya juga sudah memberikan laporan kepada Kajari Garut terkait berkas perkara dengan tersangka V yang telah dilimpahkan kembali dari penyidik Polres Garut serta sudah dinyatakan P21.

Untuk selanjutya berkas tersebut akan dilimpahkan kembali ke Pengadilan Negeri Garut.

Namun sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Garut, dikatakan Dapot, pihaknya terlebih dahulu akan menunggu pelimpahan dua berkas lainnya yakni atasnama tersangka W dan D.

Hal ini bertujuan agar pelimpahan berkas ke Pengadilan Negeri bisa dilakukan berbarengan.

“Kita ingin sidangnya bareng antara tersangka V, W, dan D. Hal ini untuk memudahkan jalannya persidangan dan tidak menyita waktu terlalu lama,” ucap Dapot.

Dapotpun menjelaskan, jalannya persidangan perkara video “Vina Garut” ini akan berlangsung secara tertutup. Namun saat persidangan dengan agenda putusan hakim, maka jalannya persidangan akan dilakukan secara terbuka.

Untuk persidangan perkara ini tambah Dapot, pihaknya telah menyiapkan empat jaksa penuntut umum (JPU), di antaraya Patricia, Fiky, dan dirinya sendiri.

Semua bukti yang diperlukan dalam kasus tersebut dinilainya sudah terpenuhi sehingga tidak akan ada kesulitan yang dihadapi.

“Para tersangka akan kami jerat dengan Undang-undang Pornografi. Pada awalnya sempat muncul keraguan untuk menggunakan pasal ini tapi kami sudah sepakat untuk mempertahankannya,” kata Dapot. (KAPOL)***

Foto | Kasipidum Kejari Garut bersama dua JPU lainnya yang disiapkan untuk persiadangan kasus video “Vina Garut” yang berkas perkaranya kini sudah dinyatakan P21.

Diskusikan di Facebook