oleh

KPK Berencana Kembali Kunjungi Banjar

BANJAR, (KAPOL).- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan program pencegahan korupsi melalui platform “JAGA” bidang pendidikan di Kota Banjar.

Tepatnya, di aula Kampus Stikes Bina Putera, Jumat (3/5/2019).

“Dijadwalkan kami ke Banjar lagi sekitar dua pekan kedepan sejak sekarang ini (Jumat, 3/5/2019) ,”ujar Kordinator Program Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Romi Iman Sulaeman, saat jumpa pers kepada “KAPOL”.

Menurut dia, saat ini KPK terus berupaya mendorong perbaikan sistem pendidikan pada Dinas Pendidikan Kota Banjar, Jawa Barat.

Terkait penggunaan DAK atau BOS di sekolah, dikatakan dia, itu sudah jelas juklak dan juknisnya.

“Pemberian parsel kepada guru itu termasuk suap. Walaupun siswa bersangkutan ikhlas. Ini, berlatar kenyataan tak semua murid memiliki kemampuan yang sama,” tuturnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, platform “JAGA” bidang pendidikan yang sudah didownload dari playstore, selain berguna untuk input data, juga disediakan forum diskusi.

“Di forum diskusi ini bisa menyampaiakan berbagai aspirasi. Selain itu, pada platform JAGA ini ada keunggulan, bisa mengetahui profil sekolah, jumlah guru dan siswa,” ujarnya.

Untuk penindakan korupsi, ditegaskan dia, masyarakat bisa melaporkannya ke Direktorat Pengaduan Masyarakat KPK atau email: pengaduan@kpk.go.id.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, Dewi sartika, mengapresiasi dan mendukung Kota Banjar jadi Kota percontohan implementasi pencegahan korupsi melalui platform “JAGA” bidang pendidikandari 514 Kab/Kota se-Indonesia.

“Diprogramkan nanti kab/kota se-Jabar menirunya keberhasilan Kota Banjar. Pencegahan korupsi diujung jari, melalui platform JAGA. Yaitu, terlebih dahulu membuka play store dan doanload JAGA,” kata Dewi.

Menurutnya, ini merupakan bagian dari pendidikan karakter dan membudayakan anti korupsi sejak ini, dengan harapan menjadi juara lahir bathin dari inovasi platform Jaga tersebut. (D.Iwan)***

BACA JUGA