Lima Praja IPDN Dipecat

LINIMASA15 views

JATINANGOR, (KAPOL).-
Lima praja Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) diberhentikan dengan tak hormat akibat terlibat dugaan aksi pemukulan terhadap tiga taruna akademi militer (Akmil) di Kampus IPDN Jatinangor pada Kamis (19/11/2015) dini hari.

Diketahui, ketiga sersan taruna (sertar) Akmil yang juga diduga menjadi korban aksi pemukulan diketahui Probo Sutejo, Ahmad Rizky dan Ulivo Dicky Pambudi.

Kelima nindya dan wasana Praja IPDN yang juga diduga pelaku pemukulan diketahui Aditya Nugraha, Nasdar Wijaya, Panji Akbar, Fikri Yanuarsah dan Fadli Wicaksana.

Perseleisihan tersebut terjadi pada saat kunjungan taruna tingkat IV Akmil ke kampus IPDN, Kamis (19/11) dini hari.

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Biro Kemahasiswaan IPDN Arief M Edie mengatakan bahwa kelima praja IPDN tersebut dinyatakan bersalah dan dipecat pada Rabu (25/11).

Namun, kata dia, perlu diklarifikasi bahwa tak benar jika ada pemukulan yang juga hingga membuat jatuhnya korban jiwa.

“Peristiwa tersebut ternyata hanya body contact (kontak fisik) saja,” tutur Arif kepada sejumlah wartawan di Kampus IPDN Jatinangor.

Menurut Arif, insiden tersebut diawali ketika  lima orang praja tersebut sebelumnya menegur beberapa sertar  Akmil yang berkeliaran pada malam hari di sekitar kampus IPDN.

Kendati diakui Arif tak ada insiden pemukulan, namun kasus tersebut sudah dinilainya fatal hingga IPDN memberikan sanksi pemberhentian terhadap limanya praja tersebut.

Alasan dilakukan pemecatan, kata Arif, karena terjadi body contact serta menilai praja IPDN selaku tuan rumah tak bisa menjamu saudaranya sendiri (sertar Akmil).

“Atas kejadia ini, kami sudah  menyampaikan permohonan maaf kepada TNI AD, TNI AU dan TNI  AL pada Senin (23/11) lalu,” ujarnya. (Azis Abdullah)

Komentar