Menanam Cinta Tanah Air Sejak Dini

EDUKASI37 views

image
Ketfot
Anggota Komisi IX DPR RI fraksi Partai Demokrat, Hj Siti Mufattahah, Psi.,MBA berfoto bersama siswa SMK Sukapura usai sosialisasi empat pilar kebangsaan di kampus SMK Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (27/4/2016)*

MENCINTAI tanah air di kalangan generasi muda ditenggarai kian surut seiring dengan derasnya arus globalisasi.

Kondisi tersebut tidak gampang dihindari, harus dihadapi dengan penguatan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Demokrat daerah pemilihan Jabar XI (Kab. Garut, Kab. dan Kota Tasikmalaya), Hj Siti Mufattahah, Psi.,MBA dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang dilaksanakan di SMK Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Jalan Wirawangsa KM 3 Cikalapa Tanjungjaya Tasikmalaya, Rabu (27/4/2016).

Hj Siti berharap di tengah kondisi pemahaman dan pengimplementasian cinta tanah air yang mulai menyusut, sosialisasi empat pilar kebangsaan ini dapat memacu bangkitnya kembali semangat bela negara yang dapat dituangkan dengan menjadikan empat pilar kebangsaan sebagai pedoman hidup bernegara di NKRI.

“Sangat penting menanamkan jiwa cinta tanah air sejak dini agar generasi muda penerus bangsa tidak mudah diintervensi dengan budaya asing yang dapat menyebabkan pudarnya kecintaan terhadap budaya sendiri. Di samping itu, sebagai generasi muda penerus bangsa, kelak para siswa memiliki peranan dalam melindungi dan menyejahterakan bangsa, sehingga perlulah kiranya mengetahui dan memahami pilar bangsa ini, untuk mereka implementasikan di kehidupannya kelak,” ujar Hj Siti.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Drs H Ahmad Sopandi, M.Pd
menyambut baik digelarnya sosialisasi empat pilar kebangsaan di lingkungan sekolahnya. Menurutnya, sosialisasi tersebut sangat bermanfaat bagi siswa sebagai bekal mereka hidup berbangsa dan bernegara. 

“Kami berharap dengan disosialisasikannya kembali empat pilar kebangsaan dapat menguatkan pemahaman siswa terhadap landasan-landasan bangsa Indonesia itu,” katanya. (Clara Aditia)