Olimpiade Olahraga Tradisional Semarakkan Dies Natalies ke-59 Unpad

BUDAYA33 views

​JATINANGOR, (KAPOL).- Olimpiade Olahraga Tradisional (Ootrad) mewarnai Diesnatalis ke-59 Universitas Padjadjaran di Jatinangor Kab. Sumedang, Minggu (28/8/2016).

Ajang kolosal bertema “Ngabring Babarengan Bagja Balarea” itu dihadiri civitas akademika Universitas Padjadjaran, Forum Kordinasi Pimpinan Jabar, Kab. Sumedang dan Jatinangor. 

Bahkan, dihadiri sejumlah komunitas pegiat olahraga tradisional serta ribuan masyarakat  Jatinangor.

Ootrad ke 9 dalam rangka Diesnatalis Unpad tersebut, diawali pelepasan pawai Alegoris oleh Rektor Unpad Prof. Dr. Med. Tri Hanggono Achmad, dr.

“Pawai alegoris merupakan pawai rakyat atau aleut-aleutan kontingen yang dipadukan dengan keindahan seni tari, senam, disiplin serta kostum bertema cerita tradisional atau ciri khas daerah kontingennya,”  kata Direktur Tata Kelola dan Komunikasi Unpad, Dr. Soni A. Nulhaqim, S.Sos, M.Si,  kepada Kabar Priangan Online  di Jatinangor.

Menurutnya, berbagai kegiatan pun ikut digelar seperti lomba egrang, ngagandong boboko, balap karung, manggul beas, nyuhun suluh, nyuhun jukut dan eyong.

Bahkan, kata dia, ada beberapa lomba yang cukup menarik seperti, tarik tambang.

“Kategori untuk lomba tarik tambang, berdasarkan bobot atau berat badan. Katagori bobot untuk pria di bawah 50 KG, diatas 75 kg, 50 – 75 kg dan untuk wanita dibawah 45 kg diatas 75 lg, 45 – 65 kg,” tuturnya.

Bahkan, ujar dia menambahkan, ikut diperlombakan adu layangan berdasarkan kategori team 54 – 58 gelasan senar untuk individu 135 – 150 gelasan katun.

Dikatakan, selain pertandingan olahraga tradisional, ikut digelar hiburan kesenian tradisional oleh Lingkungan Seni Sunda  (Lises) Unpad. (Azis Abdullah)