Pemilu 6 Hari Lagi, Kang Iswara Kumpulkan Keluarga dan Kerabat

PARLEMENTARIA173 views

PELAKSANAAN Pemilu yang akan berlangsung 17 April 2019 tinggal beberapa hari lagi. Hal ini dimanfaatkan, M.Q. Iswara yang merupakan salah seorang Calon Legislatif DPR RI Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Jawa Barat XI kembali mengumpulkan keluarga dan kerabatnya, di RM Asep Strobery, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (10/4/2019) malam. Acara dalam bentuk silaturahmi dilakukan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat itu, dalam rangka meminta restu dan dukungan dari keluarga serta kerabatnya dalam pencalonan.

Acara diawali dengan kumpul dan meminta doa serta motivasi dari keluarga dan kerbatnya. Kemudian dilanjutkan dengan makan bersama. M. Q. Iswara tampak akrab bercengkrama dengan keluarga dan kerabatnya dalam acara tersebut. Bahkan, sesekali dirinya meladeni yang meminta berfoto barsama.

Bagi Kang Iswara, sapaan akrabnya terjun ke dunia politik bukan hal yang baru. Dia terjun ke dunia politik sejak muda. Sebelumnya Kang Iswara pernah duduk di kursi parlemen selama empat periode. Saat itu, pertama duduk di kursi parlemen DPRD Jawa Barat di usia sekitar 25 tahunan di era orde baru.

Dirinya pun dinobatkan menjadi seorang anggota DPRD Provinsi Jawa Barat termuda. Namanya pun semakin moncer, karena saat itu berada di kursi pimpinan. Kini Ketua Bappilu DPD Partai Golkar Jawa Barat ini kembali mencalonkan ke DPR RI daerah pemilihan Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya.

“Acara ini bagian silaturahmi saya dengan keluarga dan kerabat. Memohon doa restu dalam perjuangan pencalonan saya sebagai anggota DPR RI Dapil XI,” ucap Kang Iswara yang merupakan putra dari pelopor pendidikan nasional, H. Basyuni Suriamiharja.

Menurutnya, pencalonan ini berdasarkan keputusan DPP Partai Golkar tentang Bacaleg Pemilu 2019. Berdasarkan surat keputusan itu, dirinya ditugaskan untuk maju di Dapil XI yang merupakan tanah kelahiran. Bukan hanya itu, sebelumnya dirinya pun pernah mewakili Tasikmalaya duduk di DPRD Provinsi Jawa Barat. Atas kepercayaan ini, tentu dirinya akan menjawab kepercayaan ini dengan rasa tanggung jawab.

Bukan hanya rasa tanggung jawab kepada partai, keluarga dan kerabat, tapi tentunya kepada masyarakat luas. Artinya, mendekati masyarakat bukan hanya saat akan mencalonkan saja, namun untuk seterusnya. Terpenting, bagaimana caranya nanti bisa memberikan jawaban dan memperjuangkan atas keluhan-keluhan masyarakat. Bila perlu membuat komitmen dengan masyarakat, sebagai kontrak politik dan tanggung jawab disaat menjabat anggota DPR RI nanti.

Politisi yang memiliki tagline “Politik Istiqomah” ini mengaku jika ditakdirkan menjadi anggota DPR RI nanti akan memberikan waktu, pikiran dan tenaga sepenuhnya untuk kemaslahatan dan kemakmuran masyarakat Dapil XI. Dengan pengalaman sebagai anggota legislatif selama 4 periode di zaman orde baru, orde reformasi dan saat ini menjadi sebuah modal serra pondasi kokoh nantinya untuk memperjuangkan masyarakat.

“Pengalaman selama 4 periode di DPRD Provinsi Jawa Barat di era orde baru, era reformasi dan era saat ini, membuat saya semakin kokoh. Saya akan tetap Istoqomah. Intinya, saya minta restu dan dukungan masyarakat Dapil XI untuk maju ke DPR RI,” tutur lelaki kelahiran 1968 itu.

Sebagai putra dari pelopor pendidikan nasional, H. Basyuni Suriamiharja tentu tidak aneh, jika Kang Iswara memiliki cita-cita ingin melanjutkan perjuangan orang tuanya. Sang ayah H. Basyuni sebagai seorang guru dan menjabat sebagai Ketua PB PGRI selama 6 periode dari mulai tahun 1971 hingga 2001. Sementara sang ibunda, Hj. Dalisah mengabdikan dirinya sebagai guru yang mulai mengabdi dari usia 16 tahun hingga pensiun diusia 60 tahun.

Dari jejak kedua orang tuanya itulah, Kang Iswara berharap bisa melanjutkan perjuangannya berkontribusi bagi masyarakat dan mengabdi kepada negara. Dengan demikian, apa yang dilakukan Kang Iswara bukan semata-mata haus jabatan. Namun berkeinginan meneruskan perjuangan kedua orang tuanya untuk mengabdi dan berkontrbusi. Bedanya, jika kedua orang tuanya berkontribusi langsung melalui dunia pendidikan. Namun dirinya memperjuangkan hak rakyat melalui aspirasinya di parlemen.

Kini Kang Iswara tidak hanya aktif dalam dunia perpolotikan saja, namun dirinya juga menjabat sebagai ketua PBVSI Jawa Barat. Bahkan, dirinya juga pernah memimpin beberapa organisasi kepemudaan. Semuanya dilakukan karena bertekad memberikan kontribusi kepada masyarakat. (Ema Rohima)***