oleh

Polres Tasikmalaya Kota Kawal Aksi Long March Ratusan Ulama dan Santri

TAWANG, (KAPOL).- Ratusan ulama dan santri gelar aksi terkait maraknya kriminalisasi ulama dan tokoh umat, persekusi terhadap dakwah dan kajian islam di kawasan Taman Kota Tasikmalaya, Jumat (30/8/2019).

Para ulama dan santri dari berbagai elemen tersebut usai berorasi kemudian melakukan long march.

Ratusan massa aksi menyusuri seputaran Kota Tasikmalaya. Mulai dari sepanjang Jl. Hz mustofa – Nagarawangi – Jl Veteran – Jl. Galunggung – Jl. Dewi Sartika – Jl. Otto Iskandardinata dan finish di Masjid agung.

Aksi berlangsung damai itu, mengajak seluruh warga Tasikmalaya khsusunya dan umumnya umat muslim yang ada di seluruh nusantara dan dunia untuk bersama-sama membela ulama dan menolak kriminalisasi ulama. Hal tersebut dinilai sangat menyakiti hati umat muslim.

Guna antisipasi terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf menyebutkan, pihaknya menerjunkan personil guna pengawalan massa aksi dengan kekuatan personil yang dilibatkan sebnyak 274 personil.

Diantaranya, 1 SSK Dalmas gabungan Polsek, 1 SST Dalmas Polres Tasikmalaya Kota, 1 SST TNI dari Kodim 0612 Tasikmalaya dan staf Mapolres Tasikmalaya Kota baik Pamka maupun Pamtup.

“Alhamdulillah aksi berjalan damai, massa aksi sudah membubarkan diri pada pukul 17.30 wib ke daerah masing-masing dengan tertib,” katanya saat dilokasi.

Sementara Jumlah massa kursng lebih 500 orang dari berbagai ormas islam yang tergabung dalam Al Mumtaz (Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya). (KP-07).***

BACA JUGA