Saling Ejek Calon yang Dijagokan, Berujung Di Panwas

POLITIKA4 views

CIMERAK, (KAPOL).-
Ada-ada saja dinamika masyarakat menjelang Pilkada Pangandaran 2015. Gara-gara saling ejek paslon jagoan, dua orang warga Dusun Sindangsari Desa Legok Jawa Kecamatan Cimerak hampir adu jotos karena tak terima jagoannya dijelekan.

Beruntung warga sekitar melerai percekcokan itu meski akhirnya harus berujung di Kantor Panwaslu Kabupaten Pangandaran dengan melaporkan kejadian tersebut.

Menurut Ketua Panwaslu, Imam Ibnu Hajar, pelapor orang yang diajak adu jotos terlapor. Kala pelapor bermain ke rumah terlapor. Entah bercanda atau bagaimana, mereka berdua saling ejek calon yang berakhir tantangan untuk duel saja dilaut.

Kontan saja, warga yang saat itu sedang memerbaiki rumah terlapor melerai sehingga percekcokan tidak berujung perkelahian.

Namun, terlapor menantang duel dilaut yang akhirnya pelapor mendatangi Kantor Panwaslu mengadukan kejadian itu.

Kasus ini pun sedang ditangani, dan besok atau hari  Selasa (24/11/2015), akan dilakukan klarifikasi memanggil terlapor.

Imam menilai, Panwaslu akan mengkaji kasus ini apakah masuk ranah pelanggaran pilkada atau bukan. Meski titik pemicu karena menjelekan calon, panwas belum bisa mengambil kesimpulan.

“Kalau cek coknya atau terjadi perbuatan tidak menyenangkanna mah apalagi sampai berkelahi sudah ranah polisi. Kalau kami masalah pilkadanya,” kata Imam.

Hingga berita ini ditulis sekira pukul 18.50, pelapor masih berada di Kantor Panwas yang sebelumnya datang ke Panwas sekira pukul 17.00. “Kejadiannya pukul 09.30. Baru dilaporlan tadi sore pukul lima,” ujar Imam. (Jani Noor)

Komentar