Connect with us

KOTA TASIK

Sehat dan Selamat Kepulangan Jemaah Haji Kloter 43, Kota Tasikmalaya

|

TASIK, (KAPOL).- Menghindari dan antisipasi kejadian yang tidak diinginkan, terutama tindak kriminal jalanan. Kedatangan jema’ah haji kloter 43 Kota Tasikmalaya, dijaga personil dari Kapolisian Polres Tasikmalaya Kota.

Satuan Sat Sabhara melakukan pengamanan di gedung Da’wah Kota Tasikmalaya Jalan Kaum No. 6 Kelurahan Tawangsari Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya.

Padal Kanit Sabhara Polsek Tawang Ipda Rudy Suryatno yang didampingi Kanit Sabhara Polsek Cihideung Ipda Saepudin, Sabtu tanggal 31 Agustus 2019 jam 12.00 Wib Personil Polres Tasikmalaya Kota melaksanakan Pengamanan Kegiatan Kedatangan Jema’ah Haji Kloter 43 Kota Tasikmalaya

“Sebanyak 220 jema’ah haji daei kloter 43 yang pulang dengan sehat dan selamat. Kami mengawal jemaah daei turun hingga pengamanan barang bawaan. Hal ini sebagai antisipasi pencurian,” katanya.

Sebanyak 22 personil yang diterjunkan dalam pengawalan tersebut. Sementara yang menerima jemaah Sekda Kota Tasikmalaya Drs. H. Ivan Diksan Hasanudin dan Kepala Kemenag Kota Tasikmalaya Dr. H. Hilmy Riva’i. M.Pd. (KP-07).***

Diskusikan di Facebook

KOTA TASIK

Turnamen Futsal Piala Kapolres Tasikmalaya Kota, Resmi Dibuka

|

TASIK, (KAPOL).- Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawa Ma’ruf, melaksanakan kegiatan pembukaan turnament futsal antar OKP memperebutkan Piala Kapolres dan KNPI Kota Tasikmalaya, Sabtu (31/8/2019).

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka peringatan Kemerdekaan RI ke -74.

Bahkan, sebagai bentuk sinergitas Polres Tasikmalaya dengan KNPI serta Organisasi Kepemudaan (OKP) Kota Tasikmalaya.

“Kegiatan turnamen di laksanakan di lapangan Futsal Dahana Lanud Wiriadinata Tasikmalaya Jl. Letnan Kolenel Basir Surya, Sukanagara Kec Cibeureum Kota Tasikmalaya,” katanya.

Dalam pembukaan turnamen, ikut hadir Kapolsek Cibeureum, Kanit Sabhara Polsek Cibeureum, Ketua HMI, Ketua PMII, Ketua BMI, Ketua AMPG, Ketua SOKSI, Ketua AMS dan Pemuda Ka’Bah.

Turnamen diikuti oleh 32 tim dengan waktu yang diselenggarakan selama 2 hari. (KP-07)***

Diskusikan di Facebook
Lanjutkan membaca

KOTA TASIK

Polres Tasikmalaya Kota Kawal Aksi Long March Ratusan Ulama dan Santri

|

TAWANG, (KAPOL).- Ratusan ulama dan santri gelar aksi terkait maraknya kriminalisasi ulama dan tokoh umat, persekusi terhadap dakwah dan kajian islam di kawasan Taman Kota Tasikmalaya, Jumat (30/8/2019).

Para ulama dan santri dari berbagai elemen tersebut usai berorasi kemudian melakukan long march.

Ratusan massa aksi menyusuri seputaran Kota Tasikmalaya. Mulai dari sepanjang Jl. Hz mustofa – Nagarawangi – Jl Veteran – Jl. Galunggung – Jl. Dewi Sartika – Jl. Otto Iskandardinata dan finish di Masjid agung.

Aksi berlangsung damai itu, mengajak seluruh warga Tasikmalaya khsusunya dan umumnya umat muslim yang ada di seluruh nusantara dan dunia untuk bersama-sama membela ulama dan menolak kriminalisasi ulama. Hal tersebut dinilai sangat menyakiti hati umat muslim.

Guna antisipasi terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf menyebutkan, pihaknya menerjunkan personil guna pengawalan massa aksi dengan kekuatan personil yang dilibatkan sebnyak 274 personil.

Diantaranya, 1 SSK Dalmas gabungan Polsek, 1 SST Dalmas Polres Tasikmalaya Kota, 1 SST TNI dari Kodim 0612 Tasikmalaya dan staf Mapolres Tasikmalaya Kota baik Pamka maupun Pamtup.

“Alhamdulillah aksi berjalan damai, massa aksi sudah membubarkan diri pada pukul 17.30 wib ke daerah masing-masing dengan tertib,” katanya saat dilokasi.

Sementara Jumlah massa kursng lebih 500 orang dari berbagai ormas islam yang tergabung dalam Al Mumtaz (Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya). (KP-07).***

Diskusikan di Facebook
Lanjutkan membaca

KOTA TASIK

Tingkatkan Transaksi Non Tunai BI Turunkan Biaya Kliring

|

TAWANG, (KAPOL).- Bank Indonesia (BI) menurunkan tarif pengiriman uang via Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) dari Rp 5.000 sekali pengiriman menjadi Rp 3.500.

Selain itu, BI juga menaikan nilai trasnfer dari Rp 500 juta menjadi Rp 1 miliar. Program tersebut akan dihulirkan mulai 1 September 2019.

Menurut Kepala Tim Kantor Perwakilan BI Tasikmalaya Eman Patria, Bank Indonesia menyelenggarakan sistem kliring antar bank yang dikenal dengan nama Sistem Kliring nasional Bank Indonesia atau dikenal dengan nama SKNBI.

Targetnya adalah, kata Eman, meningkatkan transaksi secara non tunai. Untuk menekan peredaran uang juga keamanan dalam hal transaksi keuangan.

Jika beberapa tahun lalu pembayaran tunai masih menjadi pilihan utama, kini masyarakat mulai melakukan transaksi secara non-tunai dengan alasan kecepatan dan kepraktisan.

Dikatakannya, nanti pada 1 September pemrosesan kliring akan terjadi setiap jam.

Dengan memperluas layanan SKNBI dan memberikan kemudahan maka pengiriman uang secara retail bisa terus berkembang.

Transaksi saat ini sudah banyak menggunakan nin tunai dari telepon genggam.

Ketika akan mengirim uang antar bank, biasanya memang nasabah bank lebih sering menggunakan layanan transfer online untuk mengirim uang.

“Mau tidak mau, masyarakat harus mengikutinya sebab, perkembangan teknologi dan system pembayaran secara non tunai akan semakin berkembang,” katanya kepada sejumlah wartawan di Jalan R. Ikik Kota Tasikmalaya, Jumat (30/8/2019).

Dikatakannya, biaya yang dikenakan untuk pengiriman uang antar bank menggunakan kliring adalah Rp 5.000 per transaksi, namun BI akan menurunkan biaya menjadi Rp 3.500 pada 1 September 2019 mendatang.

“Transfer menggunakan kliring memang lebih murah dibandingkan dengan transfer antar bank online. Hal ini guna nasabah tertarik untuk transaksi menggunakan non tunai,” katanya. (KP-07)***

Diskusikan di Facebook
Lanjutkan membaca

TREN