SMA Al Muttaqin Gelar Matrikulasi Bahasa

EDUKASI13 views

TASIKMALAYA, (KAPOL).-

Berbeda dari sekolah lainnya, yang di awal tahun akademik baru ini sudah memulai kegiatan belajar mengajarnya. Di SMA Al Muttaqin justru selama satu bulan, terhitung 18 Juli lalu hingga 16 Agustus, akan diwarnai oleh kegiatan Matrikulasi Bahasa. Tak hanya peserta didik kelas 10 dan 11 saja, jajaran guru, hingga tata usaha, pun seluruhnya mengenyam keterampilan bahasa inggris yang langsung didatangkan dari Kampung Inggris Pare Kediri tersebut.

Kepala SMA Al Muttaqin Drs. Jenal Al Purkon, M.Pd didampingi Wakasek Kurikulum In in Kadarsolihin menjelaskan jika hal tersebut bagian dari program sekolah untuk tahun akademik 2016/2017 ini. Mengingat dunia pendidikan yang makin ditantang untuk lebih banyak lagi melahirkan peserta didik yang mumpuni, melalui keterampilan bahasa salah satunya. Ini setidaknya yang memotivasi pihaknya untuk menyempurnakan program-program yang sebelumnya telah diimplementasikan.

“Sejauh ini semua program dari mulai English Day, English Area, Supercamp, dan lain sebagainya sudah berjalan baik. Namun berdasarkan evaluasi, kami lihat masih ada yang bisa ditingkatkan, supaya didapat output yang secara menyeluruh warga sekolah,” ujarnya di sela martikulasi, Senin (25/7/2016) kemarin.

In in menyambung, untuk kegiatan belajar mengajar selama satu semester ini, akan dipadatkan di waktu lima bulan ke depan, dimulai setelah matrikulasi ini usai. “Kalau sekarang untuk yang sifatnya hafalan, kami terapkan sistem blok, jadi diarahkan ke belajar mandiri lewat tugas,” ujarnya. Sementara siswa kelas 12 tetap menjalani kegiatan belajar normal. 

“Kami berharap seusai matrikulasi ini, segala program yang berkonsentrasi bahasa inggris bisa lebih optimal implementasinya. Karena sebulan ini kami coba bekali dan bangun custom tersebut, diharapkan tentu semua tidak ragu-ragu lagi berkomunikasi menggunakan bahasa inggris,” tambah Jenal. 

Salah satu tutor dari Future English Education (FEE) Center Kampung Pare, Novita Sari mengatakan bahasa kini sebagai alat komunikasi sudah menjadi kebutuhan penting. “Lulus sarjana, magister, doktor, tapi tidak dibarengi skill komunikasi dalam bahasa inggris, ini tentu disayangkan. Makanya kami terus berupaya lebih memasyarakatkan dan memantapkan lagi bahasa inggris di masyarakat luas, khususnya civitas akademik,” kata dia. Sedikitnya lembaga FEE Center ini telah menerapkan program Goes to School ini juga lebih ke 200 sekolah di tanah air.

Siswa kelas 10, Viona mengaku sangat antusias mengikuti martikulasi bahasa ini. Menurut dia, meskipun baru berjalan seminggu namun kemajuan cukup signifikan telah dirasakannya. “Lebih percaya diri saja, sekarang refleks gitu kalau komunikasi sama teman-teman ya pakai bahasa inggris. Senang juga karena apa yang dipelajari tenses, vocab itu bisa langsung diaplikasikan sehari-hari,” kata alumni SMP Negeri 5 tersebut. Lain lagi menurut siswa kelas 10, Irsyalina yang menilai pengalaman barunya ini mendorong dirinya lebih termotivasi untuk mempelajari bahasa inggris lebih jauh. (Astri Puspitasari)***