Ternyata, Tambang di Garut Pake Izin Lama

HUKUM15 views

GARUT, (KAPOL).- Kawasan lingkungan di Kabupaten Garut kini banyak yang sudah rusak. Hutan, sungai, dan sumber mata air diganggu manusia ahirnya rusak sehingga terjadi kekeringan.

Pertambangan yang tidak berizin, baik itu di kawasan Leles maupun di mana saja di wilayah Kabupaten Garut sebaiknya dilaporkan saja kepada pihak berwajib. 

Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mizar mengungkapkan hal itu sebelum menghadiri acara merayakan Tahun Baru 1439 Hijrah di Kecamatan Wanaraja Garut, dan usai memberikan pengarahan kepada sejumlah kepala SMK/SMA di aula SMKN I Garut belum lama ini. 

Ia mengatakan, izin pertambangan dari Provinsi syaratnya lebih ketat sebab harus ada syarat reklamasi dan setiap bulan harus ada laporan. 

“Perketat perizinan masalah pertambangan. Di garut barangkali itu tidak berizin maka segera saja dilaporkan ke Polisi. Izin dari provinsi saya kira tidak ada. Itu mah izin sebelumnya sebab izin dari kita ada syarat reklamasi, ketat, dan setiap bulan mereka malaporkan. Izin ini pasti izin dari yang dulu” ucapnya. 

Wagub menyebut, akan benahi soal perizinan termasuk memperketat aturan. “Kewajiban soal izin, kita ini kan baru satu tahun dan itu harus kita evaluasi,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Uu Saepudin mengatakan, perizinan terkait pertambangan merupakan wewenang Provinsi, artinya penambangan di wilayah Kabupatean Garut izinnya itu dikeluarkan oleh Provinsi.Pemerintah Daerah sudah tidak memiliki wewenang lagi soal izin pertambangan.

“Pokoknya semua pertambangan di Garut izinnya dari Provinsi, seperti di Leles, dan di lokasi lainnya. Makanya yang berhak menindaknya juga mereka.” kata mantan Kepala Dinas SDAP Kab. Garut di kantornya, Senin (25/9/2017). 

Sebagaimana diketahui, belakangan ini di wilayah hukum Kabupaten Garut muncul beberapa pertambangan galian C baru. Selain di Jalan Raya Tutugan Leles, juga ada penambangan di beberapa lokasi lainnya. (Dindin Herdiana)***