Wisatawan Pangandaran yang Terseret Arus Ditemukan Tewas

PERISTIWA25 views

SIDAMULIH, (KAPOL).- Seorang wisatawan hilang terseret arus laut di Pantai Barat Pangandaran saat berenang Sabtu kemarin. Pencarian baru membuahkan hasil pada Senin (12/9/2016) sekira 16.45 WIB. Korban bernama Andriana (19) ditemukan tewas di pinggir Pantai Pamugaran, Pangandaran.

Ketua Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Pangandaran Dodo Taryana mengatakan, Andriana ditemukan tim saat sedang melaksanakan patroli.

“Ditemukan di pesisir pantai,” kata Dodo, Senin (12/9/2016). Korban kata dia, langsung dibawa ke kamar jenazah di Puskesmas Pangandaran.  

Ia mengatakan, korban merupakan mahasiswa Institut Agama Islam Cipasung (IAIC) Tasikmalaya. Andriana kata Dodo, terseret arus laut ketika berenang bersama dua orang rekannya. Dirinya mendapatkan laporan tenggelamnya ketiga korban dari salah satu awak perahu wisata. “Pada saat itu ketiga korban sedang berenang di pos 3 Pantai Barat Pangandaran sekira pukul 7.44,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari ketiga orang yang tenggelam tersebut, dua di antaranya selamat. Rekan korban yang berhasil diselamatkan itu masing-masing bernama Rian Sopyan (19) dan Deni Sirojudin (20). Namun nahas, Andriana tak bisa terselamatkan karena terbawa arus dan terjerembab di palung laut hingga akhirnya sempat menghilang.

Lebih lanjut, ketiga korban tersebut berenang di zona terlarang. Artinya wisatawan tidak boleh berenang di zona tersebut karena banyaknya palung laut sehingga berbahaya bagi keselamatan jiwa. Ia mengatakan, di area tersebut sudah terpasang banyak papan peringatan bahaya.

“Padahal kami sudah memasang papan pengunguman zona larangan berenang dilokasi pos 3 hingga pos 5 sampai ke barat,” ujarnya. (Agus Kusnadi)